Merasakan Keseruan Championship Dog Show Perkin Jaya 2018 di JSI Resort

UNTUK kali pertama Jeep Station Indonesia (JSI) Resort menjadi tuan rumah gelaran Championship Dog Show Perkin Jaya. Ya, kegiatan rutin dari Perkin (Perkumpulan Kinologi Indonesia) yang merupakan induk organisasi penggemar anjing ras di Indonesia ini berlangsung pada 26 Oktober-28 Oktober 2018.

Bukan tanpa alasan Perkin Jaya memilih JSI Resort yang terletak di kawasan Megamendung, Bogor, Jabar ini menjadi lokasi penyelenggaraan Championship Dog Show. Menurut Ketua Panitia Championship Dog Show Perkin Jaya Boedi Soerjanto, hal itu dilakukan demi menciptakan suasana baru sekaligus menjadi one stop destination.

Convention Hall JSI Resort (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

“Biasanya (Championship Dog Show Perkin Jaya) kami adakan di Jakarta itu di PRJ atau Ecopark sebagainya. Ini saya bikin suatu nuansa baru. Jadi bukan hanya dog show saja, di sini kita bisa berekreasi, beristirahat, makan-makan dan berkumpul sesama pecinta anjing ras. Jadi bisa lebih guyub ditengah suasana asri segar tanpa polusi” tutur Boedi Soerjanto saat ditemui merahputih.com di Convention Hall JSI Resort, Jumat (26/10).

Venue Championship Dog Show Perkin Jaya (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Awalnya Boedi mengaku pesimis dengan lokasi di JSI Resort. Pasalnya, orang-orang berpikir kawasan puncak identik dengan kemacetan panjang dan buka tutup jalur.

Namun ternyata di hari H banyak sekali peserta yang merasa puas. Ditambah lagi yang mengejutkan ialah jumlah pesertanya mencapai hampir 300 orang yaitu tepatnya 273. Angka tersebut pun terbilang cukup fantastis, pasalnya sejauh ini event Champinship Dog Show Perkin hanya mencapai sekitar 220 orang.

Bahkan sangking puasnya, banyak respon positif dari para peserta maupun pengunjung. Mereka pun menginginkan untuk pameran selanjutnya diadakan kembali ditempat yang sama yaitu JSI Resort. Tentunya dengan kemasan acara yang lebih baik dan jumlah peserta yang lebih ramai lagi.

Salah satu anjing ras yang tengah dinilai oleh Juri (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Pada event ini, ratusan anjing ras akan dinilai dan diseleksi oleh para juri dari mancanegara seperti Australia, Spanyol, Serbia, Meksiko, dan Hungaria dan Indonesia.

Menurut Boedi, tujuan dari Championship Dog Show adalah untuk meningkatkan mutu anjing ras dan agar penggemarnya membudidayakan anjing ras sesuai dengan standar yang ada.

“Penilaiannya sendiri berdasarkan standarisasi dari induk perkumpulan anjing ras yaitu FCI (Federation Cynologique Internationale) yang berpusat di Belgia. Dimana para pakar-pakar dari FCI telah menyusun di satu buku tentang standar ras masing-masing,” jelas Boedi.

Para anjing ras uji ketangkasan atau agility di Championship Dog Show Perkin Jaya (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Salah satu kriteria penilaiannya yaitu anatomi. Yakni penilaian dari bentuk kepala, posisi telinga, leher, tulang, serta siku dan masih banyak lagi.

Selain anatomi, penilaian lainnya ialah ketangkasan anjing atau agility. Yakni pengujian ketaatan anjing. Seperti memerintah anjing tetap duduk, berjalan atau harus stop setelah itu kita tinggal.

 

Anjing ras peserta kontes yang tengah di grooming (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Dalam kontes anjing ras ini, babak penyisihan ialah memilih dari anjing ras yang ditelah dikelompokan dan terbagi dari 10 grup. Setelah itu dari 10 grup tersebut dipilih 1 orang perwakilan yang terbaik dari masing-masing grup.

Barulah 10 anjing ras yang unggul dari masing-masing grup disaring kembali. Kemudian menjadi 1 orang pemenang yang meraih gelar Best In Show.

Pada babak penyisihan Championship Dog Show Perkin ini berlangsung begitu sengit. Hingga para juri yang berasal dari mancanegara pun tampak sulit untuk menentukan siapa anjing yang lolos dalam babak penyisihan.

Salah satu anjing Ras American Akita miliki Von Haus JHL (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Meski seluruh anjing yang mengikuti kontes terlihat sangat pintar dan cantik, tapi hanya 10 anjing yang dapat lolos dari fase grup. Hingga akhirnya terpilihlah 10 anjing unggulan dari rasnya masing-masing. Dari 10 anjing yang lolos termasuk dalam klasifikasi yang istimewa.

Detik-detik menegangkan pun datang, yakni saat 10 anjing ras unggulan yang lolos dari fase grup itu dipertandingkan kembali dengan penilaian ketat dari para dewan juri yang ahli di bidangnya.

Penilaian pun berlangsung menegangkan. Terlihat dari rona wajah ketegangan dari masing-masing pemilik yang anjingnya berhasil lolos masuk ke peringkat 10 besar.

Hingga akhirnya, peringkat pertama atau anjing yang dinobatkan menjadi Best In Show ialah Multi CH Mamoru Legend Is Born With Ruthdales aka Gunner, yang merupakan anjing ras American Akita milik Von Haus JHL.

Anjing Ras dari Von Haus JHL terpilih jadi Best In Show (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Mendapat penghargaan tertinggi yakni Best In Show di Championship Dog Show Perkin Jaya, Owner dari JSI Resort sekaligus Owner dari Von Haus JHL yaitu Jerry Hermawan Lo pun mengaku sangat senang.

Senyum sumringah pun terpancar dari wajahnya, kala salah satu anjing kesayangannya itu keluar menjadi jawara di event tersebut.

Terkait event Championship Dog Show Perkin Jaya, Jerry Hermawan Lo pun berharap para pecinta anjing ras dapat sama-sama meningkatkan kualitasnya lagi. “Setiap pertandingan harus fair play. kita harus sama-sama meningkatkan kualitas dari ras anjing kita sukai dan menjadi hobi kita,” tutur Jerry.

Jerry Hermawan Lo (kiri) bersama dengan Handler (kanan) dan Anjing Ras American Akita Miliknya (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Lebih lanjut Jerry pun berharap jika untuk kedepannya para pecinta anjing ras di indonesia tak harus impor, justru harus bisa ekspor. Karena banyak kualitas anjing ras di Indonesia yang cukup baik dan garis keturunan yang jelas.

Event Championship Dog Show Perkin Jaya dikhususkan hanya untuk anggota Perkin. Selain itu anjing yang diikutsertakan dalam lomba pun harus anjing ras yang silsilahnya jelas, bukan dari hasil kawin silang.

Overall baik juri, peserta, dan pengujung merasa puas dengan Event Championship Dog Show Perkin Jaya yang digelar di Convention Hall JSI Resort, Megamendung, Puncak, Bogor. (ryn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *