Biar Kerja Produktif, Sesekali Ambil Cuti

APAKAH kamu termasuk seseorang yang merasa bersalah ketika mengambil cuti di tengah kesibukan? Awas, itu bisa jadi pertanda kamu mulai gila kerja.

Padahal, mengambil cuti atau jeda dari pekerjaan sehari-hari merupakan hak setiap pekerja. Memberi waktu untuk diri kamu beristirahat bukan buang waktu, melainkan bermanfaat membuat kembali fokus dalam bekerja. Hal itu bahkan didukung penelitian lho.

Studi membuktikan, orang yang terbiasa traveling di hari libur atau cuti kerja memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung, memiliki tingkat stres lebih rendah, lebih termotivasi untuk meraih target pekerjaan, bahkan memandang hidup lebih positif.

Setelah kembali dari liburan, memang bukan berarti masalah yang sebelumnya kamu hadapi akan hilang. Namun, liburan dapat membuat kamu melihat masalah dari sudut pandang yang lebih positif.

Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa pergi berlibur membuat orang lebih mampu melakukan komunikasi antarbudaya, mengembangkan diri secara sosial dan personal, serta lebih mampu memahami sekitar.

Meskipun demikian, tidak selalu lo jeda yang kamu ambil berarti harus pergi ke luar kota atau luar negeri selama berhari-hari. Mengambil jeda selama satu hari penuh saja sudah dapat membuat kamu merasa lebih segar.

Di waktu libur yang singkat atau bahkan di tengah-tengah hari kerja pun, kamu bisa mengambil jeda. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk jeda di tengah-tengah pekerjaan.

Menarik napas panjang

entrepreneur
Berhenti sejenak, mewarnai atau menggambar akan membangkitkan sisi kreatif. (foto: pixabay/startupstockphotos)

Saat penat diterpa tumpukan tugas, berhentilah sejenak. Kamu bisa tetap duduk di depan meja atau berdiri di luar ruangan. Tariklah napas panjang dan perlahan selama setidaknya 30 detik.

Hal itu akan membantu melemaskan tubuh dan pikiran. Pilihan lain, kamu bisa menggambar atau mewarnai untuk mengaktifkan sisi kreativitas dan otak kiri.

Berjalan keluar ruangan

stretching
Lakukan peregangan, berjalanlah keluar ruangan. (foto:pixabay/rawpixel)

Berjalan keluar ruangan dapat meredakan stres dan menggerakkan otot. Menurut studi, olahraga atau sekadar berjalan kaki telah lama dikaitkan dengan peningkatan kemampuan kreativitas.

Berinteraksi dengan rekan kerja

coffee shop
Ambil jeda untuk ngopi-ngopi cantik biar seger. (foto: pixabay/free-photos)

Ide buntu? Ngopi-ngopi cantik aja dulu. Ngobrol sambil minum kopi atau teh dapat menjadi jeda yang menyenangkan. Selain itu, ngopi atau ngeteh bisa jadi ajang bersosialisasi dengan rekan kerja. Bagusnya lagi, kafein dalam kopi dan teh dapat membantu kamu tetap terjaga.

Tidur siang

nap
Jika memungkinkan, tidur siang sejenak. (foto: pixabay/veroturg)

Beberapa kantor, seperti Google, bahkan menyediakan ruang tidur siang bagi karyawannya. Jika di kantormu enggak ada, pilihlah tempat yang sepi saat istirahat makan siang.

Tidur siang sebentar saat istirahat makan siang dapat membuat kamu lebih bersemangat dan dapat lebih berkonsentrasi setelahnya

Tinggalkan pekerjaan kantor setelah waktu pulang

Setelah jam kerja berakhir dan kamu pulang dari kantor, hindari memeriksa ponsel, terutama untuk mengecek surel kantor.

Terus-menerus memusatkan pikiran pada pekerjaan dapat mengganggu kesehatan mental dan hubunganmu dengan keluarga di rumah.

Meskipun rehat singkat di kantor ini dapat menyegarkan pikiranmu, jangan lalai untuk menjadwalkan liburan ya. Hal itu justru dapat membuat kamu lebih produktif dan fokus bekerja. Yuk, cek kalender untuk menjadwalkan liburan kamu!(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *